Blognya Topik Irawan Blognya Topik Irawan ~ bloganda

Tuesday, May 07, 2019

Tol Cipali Bersolek Menyambut Mudik Lebaran 1440 H

Tol Cipali gerbang Palimanan, bersiap menghadapi musim mudik(dokpri)



Segudang keunikan melekat dalam kultur masyarakat Nusantara tercinta ini, salah satu kegiatan seru bagi bangsa Indonesia adalah kegiatan mudik, pulang kampung bagi perantau untuk beberapa hari ketika Idul Fitri tiba, sebulan berpuasa penuh dan imbalan yang penuh makna adalah berjumpa dengan sanak famili, berlebaran di kampung halaman selalu ada sensasi tersendiri.

Meski harus berdesak desakan, macet yang mengular, tetap saja kaum urban rela untuk itu, rasanya puas bertemu dengan orang tua dan handai taulan meski menuju kampung pun bukan perkara gampang.

Salah satu yang penting di saat mudik adalah lancarnya jalan, tol menjadi alternatif bagi para pemudik untuk bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat, tapi kalau nggak macet ya hihi.

Salah satu jalan tol yang biasa digunakan adalah tol Cipali, tol yang membentang sepanjang 116 Km ini merupakan akronim dua nama yakni Cikopo-Palimanan. Nah menjelang lebaran nih tol Cipali sedang bersolek menyambutnya, ketika penulis melewati tol ini sehari sebelum puasa, beberapa ruas jalannya menyempit karena perbaikan dan pengaspalan ulang jalan tol.



Tol menuju Jakarta yang mengalami perbaikan adalah di kilo meter 110, di sini pengemudi harus mengemudikan mobil dengan pelan pelan, lanjut perbaikan saat memasuki pintu keluar tol Subang-Pamanukan.
Perbaikan tol pun ada di kilometer 127, 129 dan 132, beberapa pekerja tampak serius bekerja untuk mempermulus jalan tol Cipali, beberapa alat berat pun disiagakan.

Untuk pengguna tol Cipali arah menuju Cirebon, perbaikan pun di lakukan, tepatnya di kilo meter 136, semoga dengan perbaikan ini nantinya para pengguna jalan tol akan merasa nyaman di saat mudik.

Selamat menikmati perjalanan dan bertemu dengan keluarga tercinta, patuhi rambu lalu lintas dan perhatikan batas kecepatan kendaraan. Tol Cipali yang di kelola oleh PT Lintas Marga Sedaya memang di kenal sebagai trek “ideal” untuk ngebut, tapi percayalah tak ada guna kebut kebutan, lebih baik mematuhi batas kecepatan maksimal yang di tentukan operator tol, semoga perjalanan anda lancar ketika musim mudik tiba.

Monday, April 29, 2019

Yang Muda Tak Mau Menyerah Dengan Revolusi Industri 4.0


                                 Nara sumber sedang memaparkan materi kepada peserta(dok:Alfasah Sejagad)



           Pekerja kekinian mengalami tantangan besar untuk bisa menselaraskan kinerja dan juga hadirnya revolusi industri 4.0, dahulu pekerjaaan bisa dilakukan dengan tenaga manusia namun kini berangsur angsur akan tergantikan, namun celah untuk menggantikan pekerjaan lama bukan hilang sama sekali, dan inilah peluang dan juga tantangan bagi kaum milenial untuk mendapatkan pekerjaan meski memang dibutuhkan keahlian khusus. ASPEK Indonesia yang merupakan federasi yang bergerak di bidang jasa tetap mengupayakan bahwa pekerjaan semestinya lebih humanis terhadap pekerjanya melakukan hal agar pemberdayaan pekerja tetap di lakukan meski revolusi industri itu sendiri memang tak bisa di elakan.

Menghadapi itu semua, ASPEK Indonesia mengagendakan “Leader Youth Training” yang di adakan di Hotel Riadiani, Cipayung Bogor Jawa Barat  pada tanggal 27 dan 28 April 2019. Dalam helatan yang melibatkan Komite Pekerja Muda ASPEK Indonesia hadir Michelle Belino sebagai direktur UNI APRO Youth, Dewan Pakar ASPEK Indonesia, Bro Kun Wardana, Encep Supriadi sebagai ketua sektor ASPEK Indonesia. Selain itu nara sumber lain adalah Bro Jakwan yang saat ini menjabat sebagai UNI Apro Commerce Executive Commite.

Dan ada juga narsum dari kalangan milenial Farizan Fazari Wardana S IP, S KOM yang merupakan Executive Secetary Service Employees Trade Union Council. Di acara Youth Training di bedah bagaimana peluang dampak industri 4.0 terhadap hubungan industrial, seperti yang di paparkan nara sumber bernama Aris Kuncoro  yang saat ini adalah ketua umum SP Linfox Logistic, Bro Arkun demikian beliau di sapa yang membeberkan bahwa sektor logistic pun mesti bersiap dan mempersiapkan anggota serikat pekerja untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Bro Encep Supriadi yang juga ketua umum SP Tip Top lebih mengedepankan tema Perjanjian Kerja Bersama, bagaimana pembayaran upah dan sistem pengupahan itu sendiri di bayarkan dan di atur dalam PKB. Yang menarik dari acara Youth Leader Training saat seorang milenial yang juga seorang calon legislatif termuda di Dapil Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu, dia adalah Farizan Fazari Wardana, dengan bahasa yang mudah di pahami, Farizan menuangkan pengalamannya ketika berkuliah di Jerman, dan juga saat menjadi caleg.
                              Sesi diskusi antar peserta membahas materi training(dok:Alfasah Sejagad)


Semoga dengan Youth Leader Training yang di ikuti afliasi ASPEK Indonesia yang berasal dari SKAR TITO, SP Hero Super Market, SP Linfox Logistic Indonesia, SP Mitra 10 dan SP TAJ memberikan pencerahan bagi para pekerja muda untuk tetap berkarya dan berorganisasi dengan cerdas dan memberikan kontribusi positif, dan berharap nantinya setelah usai training mampu memberikan pengetahuan yang di dapat kepada anggota anggota lainnya, sukses untuk hajatan Komite Pekerja Muda ASPEK Indonesia, bersatu berjuang sejahtera!

Tuesday, March 05, 2019

Cerdas Memantapkan Pilihan Di Era Digital


                              Dari pasar tradisional menuju e-commerce, menuju kejayaan perdagangan offline dan online(dokpri)



      Tak dapat di pungkiri keberadaan jaringan internet telah begitu banyak mengubah gaya hidup manusia, semua bisa terkoneksi dan terhubung, yang auh menjadi dekat, dulu susah sekali menghubungi teman teman satu alumni, namun kini dengan kemajuan teknologi semua bisa merasakan manfaat. Tetapi memang kita mesti bijak pula menyortir segala hiruk pikuk yang di timbulkan dengan ragam informasi yang di dapat, tampaknya memang kita berada di satu masa kecepatan informasi begitu luar biasa.

Yang di perlukan adalah melihat sisi positif era digital, karena bagaimana pun juga semua yang kita alami saat ini tak bisa di hindari. Cerdas memilah dan pintar memilih sehingga arus informasi yang kita dapatkan mampu memberikan energi positif bagi kehidupan. Zaman memang telah berubah namun tetap attitude tetap di jaga. “Siapa kita di dunia maya” karena meski mungkin kita sering berada di media sosial misalnya, itu adalah pribadi diri sendiri. Perilaku santun tetap perlu meski di era digital.

Nah ngomong ngomong tentang internet, semakin banyak juga lho hal hal yang tak terduga dan kini menjadi trend setter, contohnya nih ojek. Bertahun tahun lalu kita mengenal ojek sebagai salah satu angkutan roda dua, biasanya mangkal secara bergerombol di tikungan atau pengkolan tertentu. Namun kini ojek bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi digital maka lahirlah ojek online yang kini ngehits di kota kota hingga pelosok desa. Kemudahan itu pula yang juga mampir dalam situasi jual beli.
Kini pasar bukan melulu berupa kios atau pun deretan toko toko, dengan handphone bisa lho bertransaksi, yup inilah realita yang kita rasakan saat ini, dalam hitungan detik, apa yang kita butuhkan bisa di dapatkan, finansial teknologi dihadapan kita, namun yang perlu kita perhatikan adalah kesiapan usaha kecil dan menengah mampukah beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Usaha Kecil Dan Menengah Dalam Derap Platform E-Commerce

Tetap optimis, sekecil pun peluang namun jika cerdas melihat situasi yang ada maka keuntungan pun bisa diraih, usaha kecil dan menengah saatnya melirik platform e-commerce, selain berdagang secara tatap muka secara konvensional, kini Usaha Kecil dan Menengah seyogyanya melirik pula penjualan via online. Ada sekitar 59, 3 juta yang berkecimpung di UMKM namun ternyata hanya 9% saja yang berani berjibaku berjualan secara online. Saatnya memang kemudahan akses internet memberikan keuntungan mumpuni karena dengan bisnis e-commerce segala kemungkinan bisa terjadi, ingat lho ya di jualan online nggak terkungkung tempat atau pun waktu, dengan gawai yang kita punya maka transaksi bisa di lakukan, ceruk pasar pun masih sangat besar, mungkin dalam hal ini pemerintah mampu memandu pelaku UMKM dengan regulasi yang menguntungkan.

Mantapkan Pilihan Berbisnis Dengan Marketplace

Mungkin kita sering banget mendengar kata marketplace, bukan melulu untuk gaya gayaan sok sokan nginggris nih hehe, nah dari marketplace pula denting rupiah bisa didapat lho. Marketplace itu sendiri berkumpulnya ribuan penjual dalam sebuah website, kita hanya perlu menyiapkan poto poto sebagai “etalase” dagangan yang kita jual,  Salah satu nama yang ngetop dan ngehits adalah Tokopedia. Marketplace yang satu ini terkenal dengan banyaknya pilihan produk, mulai grosir, pulsa, paket data,pembayaran listrik, voucher game, BPJS,PDAM, Telkom, TV Kabel.

Sudah banyak manfaat saat bergabung dengan Tokopedia lho, dengan bergabung dengan Tokopedia laksana mengawinkan dunia eceran offline dan juga online gitu deh.Dan yang lebih yahud tanpa perlu modal gede juga deh untuk menjadi mitra Tokopedia, yang penting adalah  berjiwa wira usaha dan serta ulet dan tekun, nanti juga ketemu rezekinya tuh. Promosiin aja dagangan yang akan kita jual dan anggap saja sebagai Promo Maret Mantap dan jangan lupa ngebet ngebet kalender nih hitung hitung nyari peluang dapetin cashback sepanjang Maret ini sebagai Kalender Promo Tokopedia.

Saatnya pilihan di tangan kita, era digital, saatnya memuliakan usaha kecil dan menengah karena kekuatan ekonomi nasional sejatinya berada di UMKM namun kita perlu juga memilih marketplace yang tepat ya.




               

Monday, March 04, 2019

Emak Emak RT 05 Perum Sukaraya Indah Nyetadion Euy

                  Ini nih kerennya emak emak RT 05,nyetadion dong(dokpri)


Sehebat prestasi seorang laki laki, baik itu ketika dikantor, bergaul di lingkungan sosial masyarakat tetap ada peran dibelakang yang tak kalah ciamik.
Dia itulah kaum perempuan, terus memberi suport istimewa kepada pria yang dicintainya, kemana pun itu akan dijabanin deh. Begitu pula emak emak dari RT 05/07 dari perumahan Sukaraya Indah.

Saat nyetadion di komplek olah raga terbesar kabupaten Bekasi. Gini nih ceritanya, RT 05 punya klub sepak bola lho, sering melakukan pertandingan persahabatan, bulan lalu ke kabupaten Kuningan, nah saat ini bertanding tuh di stadion Wibawa Mukti. Dengan antusias emak emak RT 05 nyetadion juga, nonton bola bersama keluarga, maka pecahlah stadion Wibawa Mukti di isi emak emak gaul.

Meski memakai hijab namun soal ngedukung para suami di lapangan hijau tetap gaspol lho.
Ada juga emak emak sebelum pertandingan berlangsung, selfie selfie atau grupie di stadion yang mampu menampung 28 ribu lebih penonton.

Yang seru adalah saat emak emak RT 05 ngangkut juga buah hati mereka, tak pelak lagi lintasan atletik berwarna merah yang berada di pinggir lapangan menjadi tempat asyik bocah bocah berlari, nendang nendang bola atau ada yang guling gulingan hehe.

Seru banget melihat emak emak RT 05 perumahan Sukaraya Indah guyub di stadion Wibawa Mukti, emak emak tampaknya menikmati banget acara akhir pekan di lapangan bola.

Menurut RT 05,Gatot Widodo bahwa jangan dilihat hasil pertandingannya lho, yang penting warga senang senang berada di stadion dan menikmati nonton bareng.

Tim bola RT 05 perum SKI siap tanding(dokpri)



Semoga kebersamaan ini tetap berlanjut, hidup emak emak RT 05 deh. Keren banget, klub bola tingkat RT bisa ngejajal stadion yang pernah menjadi tuan rumah saat Asian Games diadakan tahun 2018 dan tuan rumahnya adalah negara tercinta kita, Indonesia.








Wednesday, February 20, 2019

Obon Tabroni,Wakil Buruh Di Dapil 7 Jawa Barat

Obon Tabroni membetulkan letak APK di salah satu wilayah Bekasi(dok:fb Iwan Tawaqal)


Obon Tabroni adalah nama yang ikonik dalam pergerakan buruh di wilayah kabupaten Bekasi. Lelaki kelahiran 27 Oktober 1972 ini dikenal sebagai sosok yang bergiat di issue perburuhan untuk areal Bekasi dan sekitarnya.

Tumbuh di kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, tentu saja Obon Tabroni sangat paham kultur dan budaya masyarakat Bekasi.

Pernah menjadi salah satu kandidat Bupati Bekasi dari jalur independen, dengan para relawan buruh, fenomena kehadiran Obon Tabroni dalam bursa pencalonan bupati menjadi fenomena menarik di wilayah Bekasi.

Saat ini Obon Tabroni maju menjadi caleg dari partai Gerindra, berada di dapil 7 Jawa Barat yang meliputi kabupaten Bekasi, kabupaten Karawang dan juga kabupaten Purwakarta.

Tahu nggak sih ? Dapil 7 itu jumlah pemilihnya di angka 4.410.605, jumlah terbesar dari semua dapil yang ada di Indonesia. Pemilu 2019 akan melibatkan 192.838.520 yang tersebar dalam 80 daerah pemilihan.

Dapil 7 di mana Obon Tabroni akan berlaga, menyediakan 10 kursi DPR RI, nama nama tenar ada di dapil ini seperti Rieke Dyah Pitaloka, mantan wali kota Bekasi, Ahmad Syaikhu. Ada juga mantan bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, ada juga sih seleb yakni Angel Lelga dari Perindo.

Orang Bekasi Ogah Ngalah, dulu tagline ini pernah dipakai relawan Obon saat pilkada, dan masih relevan untuk merujuk perjuangan Obon Tabroni menuju Senayan.

Sebagai buruh yang suka nulis dan ngeblog, bisa saja nih Obon Tabroni melaju ke Senayan dengsn dukungan penuh kaum buruh yang berada di Bekasi, Karawang dan Purwakarta.

Satu tempat dari 10 kursi sangat layak di dapat Obon Tabroni, pengalaman blusukan saat menjadi cabup, dan jaringan kuat kaum buruh merupakan keuntungan yang bisa didapat Obon Tabroni.

Saatnya buruh Bekasi,Karawang dan Purwakarta memberikan dukungan penuh agar wakil buruh bisa menjejakan kaki di gedung parlemen.Dari parlemen jalanan menuju kursi Senayan adalah keniscayaan.Kamu buruh? Yuk saatnya dukung abang kita Obon Tabroni melenggang ke Senayan, di tunggu ya tanggal 17 April 2019.