BLOGGER KAMPUNG RAJAWETAN BLOGGER KAMPUNG RAJAWETAN ~ bloganda

Tuesday, October 17, 2017

Menjawab Tantangan Zaman Di Era Kecerdasan Buatan Dengan CNI I-Plan 2017


              
             CNI i-Plan 2017 memberikan sensasi potensi income nan melejit(dok :bit.ly/cni-i-plan2017)

           

Meski belum bisa di kategorikan sebagai salah satu negara maju, namun Indonesia telah memasuki sebuah era digitalisasi yang tak bisa di elakan. Kemajuan teknologi dengan dibarengi penetrasi jaringan telekomunikasi yang berbasis internet, gaya hidup pun mengalami sebuah revolusi dan kini bukan hal yang mustahil sebuah bisnis beromzet milyaran dapat di gerakan dengan bermodalkan sebuah ponsel pintar. Tantangan di zaman now adalah semakin tergantikannya profesi yang menjadi mata pencaharian dengan opsi munculnya kecerdasan buatan.

Namun percayalah di balik itu semua, manusia yang di karuniai akal pikiran oleh sang maha Pencipta akan menemukan jua kemampuan bertahan hidup. Kemajuan zaman tidak bisa kita lawan karena itu adalah keniscayaan. Optimisme perlu kita apungkan, berdamai dengan teknologi dengan memanfaatkannya secara genial adalah kunci agar kita tak terombang ambing hempasan kehidupan. Kepastian pendapatan bisa kita raih jika tahu rahasianya, tabir itu bisa di dapat dengan CNI i-Plan 2017, dengan modal relatif tidak besar, tak perlu sebuah kantor yang megah yang harga sewanya selangit. Dan yang lebih penting adalah memulai sebuah peluang bisnis dengan kepastian pendapatan.

Filosofi Air Dan Sebuah Eksistensi Hingga Solusi Terbaru Bernama CNI I-Plan 2017

        “Kehidupan...harus seperti air, memberi manfaat dalam kerendahan hati” penggalan puisi ini bisa di temukan di kantor CNI Creative Center di jalan Puri Indah Blok 02 Nomor 1-3 Jakarta Barat, filosofi air pula yang membawa CNI tetap tumbuh dan berkembang hingga saat ini. Memasuki usia tiga dekade CNI terus melakukan inovasi inovasi yang memberikan makna bahwa korporasi terus berupaya memberikan layanan terbaik. Salah satu inovasi paling anyar dari CNI adalah  CNI i-Plan 2017 yang akan memandu kita menuju pilihan bisnis yang memberikan nilai pasti.

Tagline CNI i-Plan 2017 yakni Simple, Menarik , Terjamin, Meningkat memberikan spirit bahwa peluang usaha akan terus ada dan bagaimana kita mensikapinya. Tak perlu bermuram durja, berkeluh kesah dan meratapi nasib. Kecerdasan buatan di ciptakan untuk memudahkan manusia melakukan interaksi. Menciptakan tantangan menjadi peluang, dunia memang mulai berubah namun bagi orang orang yang terus berpikir bahwa memang era kekinianlah yang harus kita jalani, mau tidak mau menaklukan tantangan adalah hal yang perlu di lakukan.

CNI i-Plan 2017 memandu arah berbuat sesuatu untuk menghasilkan income, semakin besar jaringan yang kita punya maka keuntungan di depan mata akan di dapat. Memulai bisnis di benak kita selalu tertanam bahwa di perlukan modal besar. Namun CNI I Plan 2017 memberikan solusi bahwa dengan modal relatif terjangkau di antara dua juta hingga lima juta bisnis bisa kita jalankan.

Tangga pertama yang perlu kita tapaki menjadi promotor, dengan membeli produk CNI sebesar 2 juta rupiah dengan 2 pilihan paket pendaftaran, potensi pendapatan di level ini bisa mencapai 3 hingga 5 juta rupiah per periode. Dengan potensi pendapatan di kisaran hingga lima jutaan. Kualitas hidup pun bisa kita dapatkan, seterusnya kita jua yang menentukan tangga berikutnya untuk penghasilan yang lebih baik lagi.

Bersabar Menapaki Tangga Demi Tangga Untuk Meraih Kesuksesan Dan Pastikan Kita Juara!



                     Anak tangga yang dilalui menjadi hidup lebih hidup(dok:bit.ly/cni-i-plan2017)



Susi Susanti legenda hidup bulu tangkis Indonesia yang saat ini belum tergantikan namanya, tidak serta merta jadi juara dunia. Di mulai menapaki karier di sebuah kota kecil bernama Tasikmalaya, dengan ketekunan berlatih ia pun melesat dan menjuarai beragam kejuaraan mulai All England, kejuaraan dunia hingga Olimpiade. Segala jerih payah selama latihan seakan terbayar lunas dengan titel juara.

Begitu pula dengan namanya bisnis, tahap demi tahap harus di lakoni. Di CNI i-Plan pun tangga tangga pun harus di jejak dengan mantap, setelah anak tangga promotor maka langkah selanjutnya kita bisa menikmati level Gold Member dengan potensi penghasilan mencapai 5- 15 juta per periode. Namun Gold Member bukan untuk berpuas diri dengan penghasilan yang makin melejit. Undakan tangga berikutnya adalah Rubby Member dengan Point Pribadi 200, point pribadi adalah jumlah pembelian pribadi produk CNI dalam bentuk poin. PGB > 700 P, ada pun PGB adalah Point Grup Bersih adalah akumulasi point pribadi dari seorang anggota yang berposisi Gold sampai dengan Crown Ambassador member, di tambah anggotanya yang belum berposisi Gold member yang di hitung per periode kalkulasi.

Pijakan selanjutnya untuk memperkokoh eksistensi dan juga income masuk semakin besar tentunya adalah Pearl Member yang mempunyai potensi pendapatan 25-40 juta, setelah ajeg di posisi ini pun sebenarnya ada undakan di atas Pearl Member, yup Diamond Member akan memberikan pengalaman menarik untuk pendapatan lebih yahud dengan nilai potensi income 40-60 juta, menarik bukan?

Diamond member yang mampu memberikan potensi income yang mencapai 60 juta per periode adalah jalan menuju ke arah potensi income berikutnya yang lebih keren lagi, yakni Double Diamond Member dengan potensi pendapatan 60-100 juta per periode, sebuah angka yang wow tentunya. Tapi jangan tepikan mimpi di sini karena setelah menjejak level Double Diamond Member, satu strip di atasnya adalah Crown Member yang memberikan potensi pendapatan 100-200 juta per periode.

Mau memiliki potensi income hingga 200 juta hingga tak terbatas di zaman now? Ada tuh dan itu bukanlah mimpi di siang bolong lho, asalkan kita berada di puncak piramida CNI i-Plan lho dengan merengkuh Crown Ambassador Member. Dengan potensi income segede itu siapa sih yang nggak tertarik. Di CNI yang bisa begini.


Yuk Kepoin Istilah  Poin Di CNI I-Plan Biar Nggak Kudet

Dalam menapaki tangga di CNI i-Plan ada beberapa istilah yang harus di ketahui agar nggak ketahuan kurang update, seperti Point Pribadi dan Point Grup Bersih yang di terangkan di atas. Mari kita selusuri agar menjadi paham adanya, yang kita kupas pertama adalah Poin(P) adalah nilai tertentu pada setiap produk CNI yang di tentukan menentukan syarat dan ukuran penghitungan komisi maupun karier level di bisnis CNI. Ada istilah Nilai Rabat(NR) adalah nilai rupiah tertentu yang melekat pada setiap produk CNI , nilai ini di gunakan untuk menghitung komisi maupun nilai pembagian, semakin besar mendapatkan NR maka semakin jos gandos tentunya.
Poin Grup Keseluruhan (PGK) adalah istilah untuk merujuk akumulasi keseluruhan (PP) dari anggota berposisi user/promotor sampai dengan Crown Ambassador dalam jaringan kita, jumlah PGK akan di hitung per periode kalkulasi  dan menentukan karier level di bisnis CNI.

Menjadi Kampiun Dengan Pendapatan Berlimpah Di Zaman Now

Era milenial memang telah benar benar terjadi, bumi yang luas dari ujung barat hingga timur seakan menjadi sebuah kampung besar dan terkoneksi dengan cepat. Sesuatu yang dulunya tak terbayangkan malah menjadi nyata saat ini. Profesi sehari hari yang dahulu di kerjakan dengan cara manual tergantikan oleh kecerdasan buatan. Namun realita itu semestinya menjadi bahan renungan bahwa di setiap teknologi baru yang menggantikan peran manusia, manusia pun mendapatkan peluang baru untuk terus berkarya dan menghasilkan pendapatan.

Cara mendapatkan income dalam CNI i-Plan 2017 memberikan keleluasaan kita untuk terus berkarya dengan lima keistimewaan yakni  mendapatkan penghasilan yang optimal dengan pengembangan jaringan, hal yang bisa di dapat juga ialah mendapat jaminan penghasilan lebih pasti dan besar. Sebuah kesempatan besar bisa di dapat jika CNI i-Plan di terapkan secara benar adalah sebuah kesempatan istimewa menikmati meeting atau juga training dan perjalanan ke manca negara yang di selenggarakan CNI.

CNI i-Plan pun memberikan jaminan asuransi kecelakaan, dan yang tak kalah menarik adalah adanya kesempatan menjadi bagian dari titik distribusi CNI. Perubahan memang tak bisa di lawan namun kita pun mampu berdamai dengan perubahan itu sendiri. Sudah saatnya memompa semangat untuk menjadi kampiun dengan potensi pendapatan bernilai jutaan rupiah. Insan yang cerdas adalah memiliki mental juara dan itu bisa kita dapatkan dengan memaksimalkan ikhtiar.


CNI i-Plan 2017 memberikan kesempatan untuk terus berkembang secara progresif dengan cara yang smart namun tetap simple, menarik, terjamin dan meningkat. Sebuah pilihan terbaik dari korporasi yang telah bertahun tahun hadir untuk menyehatkan masyarakat Indonesia dengan produk produk berkualitasnya.







Sumber referensi:

bit.ly/cni-i-plan2017
http://www.geraicni.com
bit.ly/bisnis-cni-2017

Thursday, October 05, 2017

Kisah Dua Ekor Ayam Bernama Si Boy Dan Taksi



                              Telur balado diantara menu nasi uduk(dokpri)


Ayam adalah hewan peliharaan spesial bagi sebagian masyarakat di Indonesia, di setiap acara acara penting seperti pernikahan, sunatan dan bahkan untuk moment berkabung seperti kematian pun sajian berbahan ayam kerap di tampilkan sebagai menu utama. Tak heran bila di kampung kampung dalam radius beberapa meter dari rumah tinggal terdapat juga kandang ayam. Hewan dari ordo Galliformes, genus atau marga Gallus menjadi sahabat sehari hari manusia yang bisa di manfaatkan hasilnya berupa telur, daging dan bahkan bulu bulunya pun di gunakan untuk perabot rumah tangga.

Namun manfaat dari telur ayam seakan di nafikan begitu saja, di era 80 an hingga era 90 an mengkonsumsi telur adalah sebuah kemewahan, acap kali sebutir telur di hidangkan baik di ceplok, dadar ataupun rebus harus di bagi bagi pula, bisa menjadi dua bagian, tiga bagian ataupun empat. Ternyata manfaat telur berguna bagi manusia,  di dalam 100 gram telur rebus  terdapat 12, 58 gram protein. Telur orak arik yang biasanya menjadi teman bersantap memiliki kandungan 10 gram protein.

Daging ayam pun memiliki kandungan gizi yang tak kalah mentereng, daging ayam mengandung dengan jumlah berat 100 gram memiliki kalori 239 , jumlah lemak 14 gram , kolesterol 88 mg ,karbohidrat 0 gram, protein 27  gram, natrium 82 mg, kalium 223 mg, dan yang perlu di ingat adalah daging ayam dapat di olah sebagai makanan yang di sukai berbagai kalangan.

                                         Telur telur dalam pajangan pasar swalayan siap jual(dokpri)

Saat Si Boy Dan Taksi Melengkapi Kemeriahan Menu Meja Makan

Sebagai mana galibnya masyarakat di kampung yang terbiasa memelihara ternak, entah itu kerbau, kambing dan juga ayam, penulis pun dahulu pernah mengalami serunya berternak ayam, telur dan daging ayam bisa di dapatkan dengan segera bila di perlukan, tak perlu membeli ke pasar namun telah tersedia di kandang. Yang namanya merebus telur bisa sesering yang kita inginkan, apalagi telur ayam kampung di kenal sebagai telur yang memiliki khasiat untuk campuran minum jamu.

Saat itu sedang booming film bergenre remaja yaitu Catatan Si Boy yang di bintangi oleh Onky Alexander. Di saat yang sama film garapan sutradara kawakan Arifin C Noer berjudul Taksi yang di bintangi Rano Karno dan Merriam Bellina pun meledak di pasaran. Iseng iseng akhirnya ayam jago peliharaan di namakan si Boy, sedangkan ayam betina di namakan si Taksi. Dua ekor ayam itu yang membekas dalam ingatan penulis, sebagai ayam peliharaan ternyata memang pada akhirnya kedua ekor ayam tersebut menjadi hidangan di meja makan, memelihara ayam bagi sebagaian besar  orang orang di kampung adalah cadangan bila satu ketika ada tamu jauh maka sajian yang bisa di hidangkan adalah daging ayam yang akan di olah menjadi menu lezat yang tak terlupakan seperti sop ayam, ayam goreng, dan penganan lainnya yang terbuat dari olahan daging ayam.

         

Dihadapkan Realita Tuhan 9 Cm Atau Mengkonsumsi Daging Ayam

Siapa pun tak bisa membantah kemampuan Taufiq Ismail mengolah kata kata, ratusan puisi nya menggemakan suara suara yang ada di masyrakat, memotret dengan cerdas perilaku masyarakat Indonesia pada umumnya. Salah satu puisi yang cukup menohok adalah puisi yang di beri judul Tuhan Sembilan Senti. Penggambaran yang lugas tentang melekatnya budaya rokok di negeri ini.

Masyarakat Indonesia lebih suka uang yang di dapatkan dengan kerja keras, di keluarkan begitu saja untuk sebungkus rokok, tak terpikirkan barang sejenak untuk membeli daging ayam misalnya atau pun telur untuk di konsumsi. Dari data pemerintah terdapat hasil yang mencengangkan  dan membuat kita mengurut dada, prihatin. Konsumsi telur di Indonesia hanya 100 butir per orang pertahun. Padahal telur merupakan bahan makanan yang sarat gizi dan dapat di olah menjadi beragam menu yang menggiurkan.

Kelezatan telur ternyata di lindas oleh kebiasaan buruk sebenarnya, ya kebiasaan merokok, di sebatang rokok yang di sebut oleh penyair Taufiq Ismail sebagai Tuhan Sembilan Senti, yang mengandung zat zat berbahaya bagi tubuh namun dalam segi konsumsinya, telur harus tertunduk kalah, mengapa? Data menyebutkan bahwa konsumsi rokok masyarakat Indonesia mencapai 1.100 batang per orang pertahun.

Ini semestinya menjadi bahan renungan bagi kita semua, ada anggapan bahwa mengkonsumsi telur bisa mengakibatkan kolesterol naik, padahal dengan mencandu tuhan sembilan senti secara terus menerus maka akibatnya jauh  berdampak besar bagi tubuh karena kandungan sebatang rokok terdiri dari zat zat berbahaya yang akan meracuni tubuh dan menimbulkan beragam penyakit mulai dari jantung, paru paru, kanker hingga kemandulan dan cacat janin bagi ibu hamil.

Saatnya Blogger Menggaungkan Hidup Sehat Dan Cerdas Dengan Mengkonsumsi Daginga Ayam Dan Telur


Di era kekinian atau warga net menyebutnya sebagai ‘zaman now’ informasi datang dengan cepatnya, dan kecepatan koneksi internet telah membawa paradigma baru betapa pentingnya menginformasikan berita secara akurat. Sebagai blogger kita pun perlu mengedukasi masyarakat agar menikmati hidup sehat dan cerdas dengan mengkonsumsi daging ayam maupun telur.

Ada beberapa mitos yang sering terdengar di masyarakat tentang mengkonsumsi daging ayam dan telur. Mitos tentang bisulan bila mengkonsumsi telur seakan menghantui orang tua kalau anaknya makan telur, padahal bila di konsumsi dengan cara yang tepat, telur merupakan sumber gizi   keren dan kandungan protein hewan dengan asam amino  yang mampu memberikan pertahanan bagi tubuh, perbaikan sel sel tubuh.

Begitu juga dengan daging ayam, baik jenis ayam bukan ras atau ayam kampung maupun broiler adalah sumber makanan sarat gizi yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Ada anggapan bahwa ayam broiler tidak bagus untuk di konsumsi karena bisa jadi pertumbuhan cepat ayam jenis ini di bantu dengan obat obatan kimia, namun yang nama nya isu memang tak bisa di pertanggung jawabkan.

Sudah saatnya para blogger, netizen atau siapa pun yang merasa mampu menggaungkan bahwa mengkonsumsi daging ayam dan telur merupakan hal yang menjadi trend positif di negeri ini, maka lakukanlah, selagi bisa kita lakukan. Dengan tulisan maka informasi yang benar bisa kita wartakan. Buktikan bahwa blogger pun menjadi garda depan bahwa mengkonsumsi daging ayam dan telur merupakan hal yang harus terus kita lakukan. Yuk kita gaungkan juga Hari Ayam dan Telur Nasional

Ragam Makanan Dari Telur Dan Daging Ayam, Kuliner Indonesia Yang Jempolan

Acap kali Emak tersayang selalu menyediakan cadangan telur di dapur, dengan sebutir telur maka bisa jadi makanan enak, entah itu ceplok telor dengan siraman kecap, di dadar dengan irisan daun bawang, di rebus dengan bumbu sambal balado. Daging ayam pun menjadi hidangan lezat, dari Sabang hingga Merauke memiliki resep resep andalan berupa sajian dengan bahan baku ayam, ada ayam Betutu, ayam Taliwang, soto ayam, sate ayam dan variasi menu dari ayam yang begitu melimpah se nusantara.


Semoga konsumsi daging ayam dan juga telur di Indonesia terus mengalami grafik kenaikan, agar kualitas hidup bangsa ini pun terus terjaga, bukankah bangsa yang cerdas adalah impian kita semua, dan itu semua di dapat dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Semua itu bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi secara sehat dagimg ayam dan telur.

Monday, September 04, 2017

Jika Saja JK Rowling Menulis Harry Potter Di JSC Hive(Kuningan)

     

           Siapa tak mengenal sosok perempuan penulis buku best seller Harry Potter yang secara penjualan dan juga filnya menangguk keuntungan jutaan dollar. Berkat tulisannya yang berawal dari delay perjalanan kereta antara Manchester menuju London di tahun 1990, kisah si penyihir cilik dan beberapa temannya mampu menyihir dunia hingga buku karangan JK Rowling tembus di angka 450 juta eksmplar, pencapaian yang menobatkan JK Rowling sebagai penulis tajir di planet bumi ini.

Tak serta merta buku Harry Potternya langsung laku keras, proses pembuatan buku yang ia tulis di Edinburgh ternyata berawal saat JK Rowling menuliskan kisah demi kisah di kafe kafe yang berada di kota yang terletak di Skotlandia. Kafe kafe  seperti Nicholson cafe dan The Elephant House acapkali menjadi tempat bagi JK Rowling untuk menulis. Kafe tempat JK Rowling menjadi tujuan utama penggemar Harry Potter untuk berada di sana, seakan ingin merasakan  atmosfir saat JK Rowling  menuliskan kisah fenomenal tentang sekolah sihir tersebut.

Tempat yang nyaman untuk menuliskan inspirasi ternyata ada di Jakarta, beneran ada dan penulis menyempatkan berkunjung di JSC Hive yang terletak di jalan Prof.DR. Satrio Nomor 7, kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Pertama kali ketika membuka pintu masuk seakan memasuki lorong kebebasan berpikir, lantai kayu berlantai coklat seakan menyambut akrab pengunjung yang bertandang.

Coworking Cara Elegant Mengubur Kemalasan Di Rumah

 Di era milenial ketika akses internet telah menyambung begitu banyak koneksitas, bahkan di rumah pun pekerjaan dapat di lakukan, namun hambatan yang paling mungkin saat beraktifitas di rumah adalah melawan rasa malas pada diri sendiri, rasa nya seperti pengen bobo syantik melulu padahal puluhan deadline telah menunggu. Kenyamanan rumah seakan melenakan. Sudah saatnya mengubah energi menulis di sebuah tempat yang bisa terasa nyaman serasa di rumah namun tidak pula malas malasan.

Tempat yang di maksud adalah Coworking Space, yang tak melulu kenyamanan untuk melakukan pekerjaan namun di sisi lain Coworking Space juga merangkul komunitas komunitas dan juga industri start up yang sedang berkembang di kota kota besar di dunia termasuk di Jakarta. Dengan konsep tempat yang berbeda di banding kafe kafe, coworking memberikan nilai lebih untuk menyelesaikan pekerjaan, rasanya ketika ngantuk mendera kita saat deadline pekerjaan, bisa di nihilkan karena coworking space tempatnya keren abis, dan bye bye rasa malas dan saatnya meletupkan gairah baru ketika menyelesaikan pekerjaan dengan dukungan sebuah tempat yang nyaman dengan pengalaman yang lebih menyenangkan.

Menggapai Smart City Dengan Menggandeng Beragam Komunitas Di JSC Hive



Pola pembangunan kota yang berbasis smart city adalah suatu keniscayaan. Jakarta sebagai ibu kota negara dan bagian penting dari pertumbuhan industri start up, ternyata memberikan ruang yang besar bagi warganya untuk menikmati teknologi terkini, konsep kota pintar yang memungkinkan warganya terhubung secara cepat. Kenapa JSC menjadi nama awal dari tempat coworking space Hive, Jakarta Smart City Hive adalah tempat ke empat EV Hive, dan untuk coworking space yang berada di daerah Kuningan merupakan kerja sama dengan pemerintah daerah provinsi Jakarta.

Menurut Mbak Niken dan mbak Tia dari JSC Hive Kuningan yang mendampingi penulis saat berada di lokasi, meski berada di wilayah Jakarta namun tidak tertutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan komunitas komunitas di luar Jakarta. Selain itu JSC Hive juga merangkul mahasiswa, ada juga komunitas teknologi. Pada dasarnya JSC Hive merangkul semua kalangan, bahkan komunitas musik pun bisa berada di sini, ada pesan yang penuh makna bahwa tempat keren ini tidak melulu buat orang orang Jakarta, namun warga luar Jakarta pun bisa menikmatinya, keren dong!

Mengulik Sudut Sudut JSC Hive Kuningan



 Di lantai dasar JSC Hive terdapat ruangan dengan aneka bantal warna warni yang mengingatkan penulis akan ruang kantor milik Google  dan lantainya di lapisi karpet hijau yang menyejukan, beberapa orang nampaknya sedang bersantai sambil membaca buku. Ornamen batu bata tanpa plesteran semen mendominasi ruangan sehingga terlihat klasik. Di sebelahnya ada tempat yang bernama play room atau refreshing room dengan jendela beraksen lebar sehingga pencahayaannya tertata dengan baik.

Di sebelah meja customer service terdapat middle room yang dapat di buka partisinya jika di butuhkan untuk memperluas ruangan agar menampung lebih banyak orang. Melangkah lagi menuju lantai satu untuk coworking spacenya, di dominasi warna cokelat sehingga ruangan terasa begitu santai, ada pula pantry, dan juga toilet serta sebuah mushola. Ada ruangan khusus untuk menerima telepon sehingga tak menganggu orang orang di sekitarnya.

Di lantai yang tertinggi ada sebuah roof top yang terhampar luas, di lengkapi tenda berwarna putih, di sekelilinginya ada pot pot warna hitam dengan tumbuhan hijau. Karena ruangan terbuka, udaranya pun sejuk, dari ketinggian kita bisa melihat sibuknya lalu lintas di Jalan Prof.DR. Satrio
Dengan ruangan yang di tata sedemikian menarik, tempat ini memang ideal untuk menuntaskan pekerjaan, kejaran deadline rasanya bisa di tuntaskan dengan segera. Rasanya betah berjam jam di temani jaringan wifi yang kenceng, kalau perlu minuman tinggal melangkah ke pantry, bila waktu sholat memanggil ada mushola lho, betah deh bro.

                                        Rooftop JSC Hive

Menuai Kejayaan Startup Di Awali Di Ev Hive

Lokasi Ev Hive berada di Jakarta dan juga Tangerang , EV Hive Maja yang berlokasi di Kebayoran Baru, JSC Hive berlokasi di Kuningan, EV Hive Dimo yang berada di daerah Menteng, IFC Hive di kawasan Karet. Sedangkan EV Hive Breeze ada di BSD City, sedangkan Satelitte @SCBD(Kebayoran Baru).

Era kekinian adalah eranya startup, generasi milenial harus memanfaatkan teknologi startup enterpreneur, gaya anak muda milenial yang terkenal sebagai generasi mumpuni di bidang informatika dengan segala ke khasannya, dengan pemanfaatan peluang membangun suatu produk secara cepat namun tak abai dengan mentesting produk secara tepat ke arah bidikan pasar yang pas.


EV Hive sangat memungkinkan untuk munculnya jagoan jagoan startup lokal, dengan daily pass sebesar 50 ribu, di waktu antara jam 9 pagi hingga 8 malam kita bisa menikmati suasana kerennya waktu kerja dan semoga saja dengan hadirnya Ev Hive di Jakarta mampu membangkitkan semangat anak muda Indonesia yang juara. Semua berawal dari EV Hive, semoga ini merupakan angin segar bagi tumbuhnya startup lokal yang menjadi jawara di negeri sendiri, semoga. 



Thursday, August 31, 2017

Bekerja Bersama Mewujudkan Transportasi Semakin Humanis Bagi Siapa Pun #UbahJakarta

                                  Pembangunan konstruksi transportasi bawah tanah(dokpri)


          Transportasi dengan segala kepelikan yang terjadi  seyogyanya mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penggunanya. Kenyamanan bersama yang di rasakan semua lapisan masyarakat. Impian itu kini semakin dekat dan nantinya akan di rasakan masyarakat ibu kota. Sebuah sistem transportasi yang tersinergi sehingga daerah daerah penyangga ibu kota pun yang merupakan daerah terdekat bagi ibu kota dapat menikmati kehandalan transportasi dengan suasana lebih manusiawi dengan pendekatan humanisme yang memanusiakan manusia.

Kota Jakarta yang memiliki luas 661, 52 Kilo meter persegi dan dengan dengan daerah ke khususannya yang merupakan pengecualian bahwa kota Jakarta satu satunya kota yang statusnya sebagai sebuah provinsi di Indonesia. Dengan jumlah penduduk di kisaran 10 jutaan, jelas sarana transportasi merupakan hal yang vital bagi ibu kota negara Indonesia. Silih berganti alat transportasi yang pernah ada di Jakarta dan merupakan bagian dari kisah dari kota Jakarta itu sendiri.
Kini Jakarta menatap sebuah sistem moda transportasi yang terintegrasi yang memungkinkan warganya berpindah tempat tanpa perlu mengalami kemacetan yang menjemukan. Wajah Jakarta yang terus berubah, sebuah sistem yang mengakomodir transportasi bukan saja kecepatannya yang terukur namun memberi dampak positif bagi masyarakat ibu kota.

MRT Jakarta Menuju Sarana Transportasi Kelas Dunia


Kota Jakarta sebagai salah satu kota bertaraf internasional memerlukan sarana transportasi massal yang mumpuni, seperti kota kota besar lainnya di belahan dunia. Jakarta mulai menampakan wajah perubahan yang signifikan, meski dalam hal ini di hari hari belakangan dampak pembangunan MRT terasa memacetkan jalanan ibu kota, namun percayalah setelah bekerja keras dan cerdas, setelah rampungnya beberapa proyek MRT. Hasilnya akan terlihat dan kegunaan transportasi berbasis Mass Rapid Transit akan menemukan momentum.

Kawasan kawasan ibu kota seperti Lebak Bulus, Blok M, Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi,Dukuh Atas hingga Bundaran Senayan akan memiliki jalur kereta dengan stasiun layang maupun stasiun bawah tanah. Dengan struktur kontruksi layang( Elevated Section) yang memiliki bentang kurang lebih sepuluh kilo meter di mulai dari wilayah Lebak Bulus hingga Sisingamangaraja.

Selain kontruksi layang, MRT Jakarta pun di lengkapi dengan sistem transportasi dengan kontruksi bawah tanah(Underground) yang memiliki bentang kurang lebih enam kilo meter. Dengan hadirnya transportasi yang merupakan kontruksi bawah tanah, Jakarta pun tak kalah dengan kota kota besar di dunia yang memang sedari dulu telah mempunyai sistem transportasi underground. Stasiun bawah tanah ini di mulai dari wilayah Senayan hingga ke arah Bundaran Hotel Indonesia.

MRT Jakarta bukan melulu tentang cerita infrastruktur, mengerjakan prasarana, tidak pula tentang cerita pengoperasian sebuah sistem transportasi, namun di dalamnya tercakup kegiatan bisnis yang tentu saja menguntungkan secara ekonomi yang dampaknya di rasakan oleh masyarakat Jakarta.
MRT Jakarta akan memberikan dampak signifikan yang menuju trend positif, bahwa Jakarta pun memiliki sarana transportasi dengan kualitas yang tak kalah dengan negara negara maju.


Transportasi Humanis Yang Peduli Kaum Difabel, MRT Jakarta Mengupayakan Semaksimal Mungkin


                                        Poto bareng seusai acara diskusi tentang MRT(dokpri) 

Salah satu ciri dari kota cerdas atau Smart City adalah memperlakukan manusia secara humanis dengan pendekatan kemanusiaan yang menyentuh. Sarana transportasi bukan melulu milik orang orang yang di anugerahi kesempurnaan jasmani, namun kawan kawan kita dari kaum difabel pun mempunyai hak yang sama dalam pelayanan transportasi. Pernah penulis mengikuti forum diskusi yang di selenggarakan pihak MRT Jakarta, saat itu yang berkenan hadir adalah Bapak Wiliam Sabandar dan juga Bapak Agung Wicaksana yang antusias mendengarkan komunitas difabel yang memberikan masukan masukan agar MRT Jakarta pun memberikan ruang para komunitas difabel untuk menikmati sarana transportasi secara aman, nyaman.

Pihak MRT Jakarta berjanji, bila pada pelaksanaannya nanti, MRT Jakarta akan memperhatikan fasilitas yang nantinya bisa di gunakan kaum difabel menggunakan MRT, pihak MRT bersiap memberikan training khusus kepada staff MRT agar kedepanya kaum difabel tidak kesulitan menggunakan fasilitas MRT Jakarta.

Hal ini tentu saja di sambut antusias oleh kaum difabel yang di wakili oleh Panji Putera Sahetapy yang merupakan buah hati dari pasangan aktor senior Ray Sahetapy dan penyanyi dan juga aktris kawakan asal kota udang yakni Dewi Yull.


Jakarta Dan Kota Sekitarnya, Megapolitan Dengan Integrasi Transportasi Mumpuni


                                           Suasana stasiun Bekasi(dokpri)



Kota Bekasi yang penulis berdomisili, kota Depok, kota Tangerang dan juga kota Bogor merupakan daerah penyangga ibu kota, arus penumpang dari dan ke kota kota penyangga serta Jakarta setiap harinya berjumlah ratusan ribu, bila tidak di kelola secara benar akan memberikan efek buruk berupa kemacetan. Energi seolah terbuang percuma di jalanan setiap hari. Di perlukan integrasi transportasi antara Jakarta dan daerah penyangga di sekitarnya.

MRT tidak berdiri sendiri sebagai moda transportasi di Jakarta, ada integritas dengan moda transportasi lain seperti Trans Jakarta atau Commuter Line. Salah satu hal yang dapat memutus mata rantai kemacetan Jakarta adalah mensinergikan moda moda transportasi sehingga pergerakan jumlah pengguna jalan dapat di maksimalkan sehingga kemacetan panjang yang saat ini seakan momok bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya terus berkurang.

Siapa Pun Pemimpinnya Pastilah Menginginkan Perubahan Transportasi Publik Di Ibu Kota

Proyek MRT Jakarta yang menelan biaya kisaran angka 16 triliun, dengan ground breaking pengerjaan MRT di lakukan  Bapak Joko Widodo pada tanggal 10 Oktober 2013, ketika menjabat gubernur DKI Jakarta. Namun jauh sebelum itu perintisan MRT Jakarta di mulai pada tahun 1985. Sebenarnya siapa pun gubernurnya ternyata mempunyai satu visi ke depan agar Jakarta memiliki moda transportasi modern namun tak melupakan sisi humanisme bagi penduduk Jakarta.

Kesinambungan pembangunan di setiap era pemimpin semestinya memberi pertanda bahwa mereka telah bekerja keras untuk ibu kota tercinta. Semoga nantinya pun pemimpin baru Jakarta akan terus menerima estafet kepemimpinan. Transportasi publik di Jakarta memang harus benar benar di perhatikan karena bagaimana pun indikasi rapinya transportasi di ibu kota merupakan hasil nyata yang terlihat.


Semoga MRT Jakarta memberikan kebanggan kolektif bagi warga ibu kota dan juga warga daerah penyangganya, impian transportasi modern sudah di depan mata, memang saatnya Jakarta berubah ke arah yang lebih baik. 

Tuesday, August 22, 2017

Tetes Air Mata Leleh Diantara Layar Smartphone

  



          Setiap memasuki bulan Agustus pastinya di setiap dada manusia Indonesia ada kecamuk yang sulit untuk di terjemahkan dengan kata kata, satu keharuan bahwa kita telah merdeka dan itu di dapat dari perjuangan orang orang yang kita tak kenal, boro boro ingat wajah, ketemu saja belum, mereka yang telah sukarela mengorbankan darah dan air mata agar bangsa yang kelak bernama Indonesia.
Jika di tanya Sudah Berbuat Apa untuk Indonesia? Bahu pun seakan terguncang dan kepala pun menggeleng, rasanya belum berbuat apa apa untuk bangsa ini. Berbuat sesuatu yang membuat keluarga bangga pun jarang jarang apalagi membuat bangga negara yang mencakup luas dari Sabang hingga Merauke rasanya ampe guling guling pun tak akan mampu, mungkin kalau mencintai Indonesia secara sederhana ala manusia biasa, semoga cinta itu terbalas oleh bangsa ini meski entah sampai kapan.
Menjadi Panitia Acara HUT RI Di Komplek Perumahan, Tanda Cintakah Untuk Bangsa?

Di awal awal saat menetap di perumahan Sukaraya Indah, ketika penduduk nya pun belum terlalu banyak. Namun bulan Agustus pun telah mempersatukan warganya, di buatlah seksi seksi yang mengurusi berbagai perlombaan. Entah mengapa akhirnya dari tahun ke tahun selalu kebagian menggawangi perlombaan untuk segmen anak anak. Maka tak tetolaklah mengurusi detail lomba anak anak mulai dari lomba balap karung, makan kerupuk, balap kelereng hingga lomba baca puisi.
Bocah bocah yang dahulu pernah menjadi peserta lomba ketika Agustusan, kini malah sering juga membantu ketika ada perlombaan, mereka bukan peserta lagi karena saat ini telah tumbuh menjadi remaja yang bahkan tingginya pun sekarang melampaui saya. Bertahun tahun menjadi panitia lomba untuk peringatan HUT RI memberikan kesan yang mendalam, entahlah apakah ini merupakan bagaian yang di namakan sudah berbuat sesuatu untuk Indonesia?

Mendengarkan Indonesia Raya Yang Begitu Syahdu Mengguncang

Tahun ini pun peringatan HUT RI ke 72 seakan bergema di antero nusantara, warga baik dari kampung yang terpencil hingga pusat kota megah di kota Jakarta yang merupakan ibu kota negara seakan satu suara dan bersepakat untuk merayakan HUT RI ke 72 yang jatuh pada hari Kamis. Meski hari libur nasional dan tidak bekerja, bukan saatnya berdiam diri dan tidak mandi seharian, hari kamis ini menyingkirkan rasa malas, pagi pagi mandi dan berpakaian rapi untuk segera melakukan kegiatan liputan suasana detik detik pembacaan naskah Proklamasi di lingkungan Rukun Tetangga 05/07 Perumahan Sukaraya Indah.

Sempet di telepon pak RT agar segera ke lapangan karena acara di mulai, dengan bersepada akhirnya menuju tempat berlangsungnya upacara. Lapangan telah banyak di hadiri oleh warga RT 05 termasuk juga anak anak yang berpakaian warna warni, setiap kamera ponsel di arahkan ke mereka, dengan cerah ceria mereka mengangkat dua tangan, entahlah apakah itu sebuah pesan damai bagi seluruh negeri.



Tiba saatnya pengibaran bendera sang saka merah putih, dengan tiang bambu bercat merah, pembawa bendera bersegera menuju tiang, ibu ibu yang bertugas menyanyikan Indonesia Raya pun telah bersiap. Sumpah inilah moment terindah selama mengikuti yang namanya upacara bendera, ratusan kali mendengarkan lagu kebangsaan, keharuannya selalu sama namun ini sungguh sangat berbeda. Serasa dada terguncang, seakan jiwa raga bersatu dalam pekatnya rasa nasionalisme yang membuncah.
Moment upacara di dekat Posyandu RT 05/07 Perumahan Sukaraya Indah hari ini merupakan perayaan HUT RI tersyahdu yang pernah penulis rasakan, ingin rasanya menangis dan menyesali betapa selama ini saya kemana saja? Kapan waktu untuk membaktikan diri untuk bangsa ini seperti pendahulu bangsa yang pemberani? Kemana saya saat harus mengisi kemerdekaan. Serasa dada penuh sesak dengan perasaan yang entah dan tak bisa di lukiskan dengan kata kata.

Lelehan Air Mata Diantara Smartphone

Frans Sumarto Mendur orang di balik tersajinya sebuah gambar monumental bagi bangsa ini, beliau adalah fotografer yang membidik kamarenya mengabadikan saat Soekarno membacakan teks proklamasi, ada juga pengibar bendera yang menjadi objek poto dari Pak Mendur, entah perasaan apa saat itu ketika kamera di arahkan ke tempat yang ingin di bidik oleh kameranya.
72 tahun kemudian, meski bukan di sebuah tempat yang ideal untuk melakukan upacara, tugas mengabadikan moment istimewa di lingkungan RT 05 menjadi tugas saya, berbekal sebuah kamera smartphone, rasanya tak ingin membuang setiap moment upacara, maka tersaji jua poto poto hasil jepretan dari telepon pintar, ada juga beberapa rekaman dari peristiwa upacara pagi tadi. Saat merah putih mengangkasa di iringi lagu Indonesia raya, tanpa di minta bulir bulir air mata menetes, tak ingin terlihat menangis di hadapan banyak orang, smartphone semakin di dekatkan ke wajah agar tak terlihat mata ini jatuh air mata.


Upacara di lingkungan RT 05/07 Perumahan Sukaraya Indah telah sukses membuat smartphone kecipratan air mata. Teringat kembali petuah pembina upacara, Bapak Hamengku Suhada S.pd yang memberikan pernyataan yang menggugah “ Siapa pun pemerintahannya, kita tetap berhak menikmati perayaan HUT RI dengan segala ke hidmatannya, karena perayaan HUT RI milik semua warga negara Indonesia, siapa pun presidennya.”



Tugas sebagai peliput upacara pun berakhir saat pembina meminta peserta membubarkan diri, warga yang hadir di upacara saling berangkulan, ada sisa air mata ternyata, keharuan bukan milik saya semata, warga perumahan yang masih mempunyai cicilan ke bank untuk beberapa tahun ke depan ternyata sama dengan saya, luruh dalam air mata keharuan.

Entahlah apakah tugas peliputan acara di RT ini merupakan sebuah makna Sudah Berbuat Apa untuk Indonesia. Sebagai blogger dan juga netizen journalist akhirnya peringatan detik detik proklamasi di lingkungan RT 05/07 pun segera di share dan dapat di nikmati di media sosial seperti Facebook dan juga Twitter. Selamat  HUT RI ke 72, salam dari Perumahan Sukaraya Indah untuk seluruh warga Indonesia yang merayakan kemerdekaan negara ini di angka ke 72. Merdeka Boeng!