Blognya Topik Irawan Blognya Topik Irawan ~ bloganda

Tuesday, October 15, 2019

Gol ke 700 Christian Ronaldo Tapi Portugal Kalah Dari Ukraina


Pemain Ukraina merayakan kemenangan atas Portugal di kualifikasi piala Eropa(dok:AFP)


Siapa tak kenal Christian Ronaldo, mega bintang asal Portugal, gocekan di lapangan maut, ganteng dan tentunya tajir. Pemain yang pernah berlabuh di sejumlah klub elite Eropa seperti Manchester United, Real Madrid dan kini Juventus.

Silih berganti dengan Lionel Messi menjadi penerima Ballon d Or dalam satu dekade terakhir, bukti bahwa Christian Ronaldo memang pemain jempolan. Untuk prestasi di timnas Portugal,mega bintang dengan bayaran selangit ini mempersembahkan piala Eropa saat turnamen ini di gelar di Perancis.

Saat itu Ronaldo dan kawan kawan membungkam Perancis dengan skor tipis 1-0. Portugal harus mempertahankan gelar juaranya yang diraih empat tahun lalu, pertandingan melawan Ukraina dalam babak kualifikasi grup B untuk memperebutkan tiket juara grup agar melenggang otomatis di putaran final piala Eropa.

Sejauh ini Christian Ronaldo telah mencetak 699 gol dari berbagai ajang pertandingan, skor 700 gol jika Ronaldo mencetak satu gol.
Meski dalam klasemen sementara Portugal tertinggal dari Ukraina, bisa saja sejarah terjadi.

Ukraina pun tak ingin kehilangan muka jika harus kalah di kandang sendiri, saat ini Ukraina di latih mantan pemain legendaris Ukraina, Andriy Shechenko. Mantan pemain AC Milan ini memformasi anak asuhnya dengan skema 4-3-3, hasilnya terbukti ampuh ketika striker Roman Yaremchuk membuat gol di menit ke 6.

Meski penguasaan bola Ukraina hanya 40% tapi mereka bermain efektif, terbukti  di menit ke 27, Andriy Yarmolenko mencetak gol dan Ukraina pun unggul 2-0, sepanjang babak pertama, Ukraina masih memimpin atas Portugal.

Pasukan Fernando Santos mencoba menggempur pertahanan Ukraina namun Andriy Piyatop yang mempunyai tinggi 190 cm ini mampu menahan gempuran para pemain Portugal. Namun Piyatop harus memungut bola dari jalanya setelah Christian Ronaldo mencetak gol dari titik putih di menit ke 72. Skor pun berubah di papan skor menjadi 2-1.

Gol Ronaldo yang di cetak di stadion NSK Olimpiskiyi, Kiev ini merupakan gol yang ke 700 bagi Christian Ronaldo namun sayang catatan mentereng ini tak bisa mengubah hasil pertandingan yakni Ukraina mampu mengalahkan Portugal.

Dalam lima pertandingan terakhir, Ukraina mengalahkan lawan lawannya dan sangat berpeluang lolos sebagai juara grup B. Untuk Portugal nampaknya harus bekerja keras lagi agar bisa lolos kualifikasi grup.





Monday, October 14, 2019

Duel Klasik Manchester United VS Liverpool Di Pekan ke 9



Gelandang United,Paul Pogba diragukan tampil melawan Liverpool(dok:SQUAWKANEWS)


Pekan ke 9 Liga Premiere Inggris akan tersaji dengan duel klasik antara Setan Merah kontra Si Merah, klub Manchester United yang hingga saat ini terpaku di peringkat 12 dengan dua kali menang, tiga kali kalah dan tiga kali seri, mendulang 12 point.
Sedangkan Liverpool tampil trengginas dengan menyapu bersih seluruh pertandingan dan mengemas 24 point.

Peringkat pertama EPL kontra peringkat 12, terlihat timpang memang, pemilik 20 gelar liga Inggris sepertinya belum menemukan penampilan terbaiknya sejauh ini. Bagi Manchester United peringkat 12 bukanlah habitat mereka, namun persaingan EPL yang kompetitif memaksa pasukan Ole Gunner Solkjaer seolah menjauh dari orbit Big Five. Meski pada tanggal 20 Oktober 2019, United menjamu Liverpool di Old Trafford namun Setan Merah tidak di unggulkan, The Reds malah seperti diatas angin.

Fakta bahwa pasukan Juergen Klopp lebih kuat di banding United adalah statistik hingga pekan ke 8, Firminho dan kawan kawan telah menceploskan 20 gol ke gawang lawan, sedangkan Marcus Rashford dan kolega baru melesakan sembilan gol dan gawang David de Gea telah kebobolan delapan kali.

Duel yang ditunggu tunggu para pecinta bola di seluruh dunia ini pun masih tanda tanya bagi kehadiran gelandang United, Paul Pogba. Cedera yang dialami Pogba membuat management klub ketar ketir apakah Pogba bisa dipasang saat bertemu dengan musuh bebuyutan dan seteru abadi, Liverpool.

Bagi fans Liverpool kemenangan yang didapat jika menaklukan Manchester United, bukan melulu meraih tiga point namun lebih ke soal prestise. Di awal tahun 80an hingga 90an, Liverpool sangat digdaya di liga Inggris, namun nasib tragis dialami si Merah saat format diganti menjadi EPL, tak sekalipun Anfield Gank meraih trophy juara.

Manchester United dengan Alex Ferguson nya mendominasi Liga Priemiere Inggris. Saatnya kini bagi Liverpool bertaji dan meraih kejayaan yang dulu pernah direngkuh Kenny Dalglish saat merajai liga Inggris dan juga Eropa.

Yang pasti big match klasik versi Liga Inggris ini akan selalu nikmat untuk ditonton, adu racik strategi antara Ole Gunnar Solkjaer dan Juergen Klopp akan kita saksikan bersama, saat ini prediksi kemenangan berada di pihak Liverpool namun United pun tak ingin kehilangan muka di Old Trafford tentunya.





Sunday, October 13, 2019

Semoga Fase Kalah Timnas Cepat Berlalu

Punggawa timnas U23 sedang melakukan sesion latihan(dok:superball.id)


Tampaknya pecandu bola tanah air harus menunggu untuk bisa menikmati kemenangan sepak bola nasional, entah mengapa kekalahan sepertinya terus memayungi skuad Merah Putih. Setelah timnas senior dipermak Uni Emirat Arab dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 zona  Asia.

Tim merah putih U23 pun kalah saat berjumpa China U23 dalam CFA Team China Chong Qing Three Gorges Bank Cup International Football Tournament 2019. Pasukan Indra Syafrie yang akan di persiapkan dalam ajang Sea Games di Filipina akhir tahun 2019.

Namun Nadeo Argawinata harus kejebolan dua gol tanpa balas dan timnas muda Indonesia harus mengakui keunggulan 2-0, meski turnamen yang menyertakan empat tim ini namun penting bagi persiapan Garuda Muda jelang pertandingan multi event dua tahunan ini.

Coach Indra Syafrie menurunkan trisula maut di sektor depan, Egi Maulana, Irkham Zahrul dan M Rafli bertugas untuk mampu membobol benteng pertahanan lawan, sektor tengah sebagai penghubung pos depan dan belakang di isi Sany Rizky dan Syahrian Abimanyu yang ditopang Rahmat Irianto.

Di babak pertama skor kaca mata terjadi, Egi Maulana tak bisa bergerak leluasa karena ketatnya pengawalan para pemain bertahan tim U23 China, petaka terjadi saat babak kedua, di menit 56, Tong Lei mampu membuka skor 1-0, sepuluh menit kemudian tim Garuda muda harus kebobolan kembali, kali ini Firza Andika melakukan gol bunuh diri, bola lambung yang menuju tiang jauh, salah diantisipasi, ketika ingin menghalau ke luar lapangan malah masuk ke gawang sendiri.

Pelajaran penting dari kekalahan China U23 adalah mengoptimalkan kerja sama tim dan koordinasi antar lini berjalan dengan semestinya dengan aliran bola tak gampang di rebut oleh lawan.

Untuk pertemuan kedua, Egi Maulana Vikri dan kawan kawan akan bertanding melawan Yordania di Wuhan Sport Center tanggal 13/10/2019. Semoga saja Witan Sulaeman cs mampu memberikan permainan memikat dan mampu memenangkan pertandingan.

Bersiap menuju Sea Games Filipina yang sebentar lagi akan digelar, terakhir kali Indonesia meraih medali emas saat Sea Games diadakan pada tahun 1992 di Manila. Berharap tuh Filipina tahun ini menjadikan Indonesia juara kembali.





Tuesday, October 08, 2019

Mesin Tiket Yang Bikin Keder

             Ini nih mesin tiket yang bikin galau(dokpri)



Nonton bioskop? Boleh tuh, apalagi film yang lagi tayang adalah film berjudul Joker, iya Joker iparna Kang Jaka di lagu rap Iwa K berjudul Lutung Kasarung, hehe bukan ding, ini si Joker yang musuhnya Batman euy.

Entar review filmnya ya, kali ini mau cerita tentang dapetin tiket nonton Joker yang tayang di Audi 1 , bioskop CGV Bekasi Trade Center. Beli tiket di aplikasi Gojek yang sekarang seerti Palu Gada, Loe Perlu Semua Ada hihi.

Yup mesen tiket di gotix, masih punya saldo di pay letter, mayan bisa nonton, cara pesennya mah simpel, masuk aja ke kanal gotix di aplikasi Gojek, pilih kota, judul film dan juga bioskop yang akan kita tuju. Di fitur gotix ada sinopsis cerita film lho, jadi kita bisa ancer ancer mau nonton film apa nih.
Ada pilihan film, tempat diputarnya film dan juga jam tayang film tersebut, setelah semua beres tinggal transaksi deh, udah bayar mah nanti ada notifikasi via email bahwa kita tuh udah sah punya tiket nonton.

Ada kode kode angka yang nanti akan kita masukin ke mesin tiket di bioskop. Nah karena baru banget ngalamin pesen tiket online dan nyetaknya melalui mesin, sempet ngantri di antrian tiket box, ndilalahnya ama si mbak disuruh menuju mesin tiket, senyum kecut sah, kaga ngarti pisan harus gimana.

Beberapa jenak mematung, nih mau ngapain ya, tos tosan aja pencet tulisan tiket, eit dah ternyata setelah itu disuruh buat masukin kode yang tadi muncul di email. Semua beres dan taraaa....tiket pun muncul, kayak di struk mesin ATM.
Poster film Joker yang lagi tayang di bioskop(dokpri)



Oh ternyata gitu doang dah, gampang banget, mesin tiket bioskop cara kerjanya mirip mesin tiket kereta api, ya kalau gitu doang mah mudah banget ya. Teknologi memang memudahkan kita semua, asal mau bertanya atau ngejajal, semua jadi gampang, ahai akhirnya nonton juga dengan tiket ditangan, entar ya ada spoilernya tentang film Joker, eh itu juga kalau nggak lupa ya.




Monday, October 07, 2019

Menyoal 3 Gol Bersarang Di Gawang Liverpool

Salah berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Salzburg(dok twitter @ChampionLeague)




Di stadion Anfield tiga gol menggelontor gawang Liverpool, di pertandingan kedua Liga Champion saat The Red menjamu Red Bull Salzburg. Meski memang Sadio Mane dan kawan kawan memetik hasil tiga point namun pasukan Juergen Klop mesti mengevaluasi sektor pertahanan karena di dua pertandingan telah dicocor lima gol, dua gol saat melawan Napoli dan tiga gol oleh Salzburg.

Sempat tertinggal di babak pertama, melalui gol Sadio Mane di menit ke 9, dilanjut gol Robertson pada menit ke 25 dan Mohammed Salah di menit ke 36, Salzburg baru membalas dengan sebiji gol dari penyerang berpaspor Korea Selatan,Hweng Hee Chan pada menit ke 39. Pemain Korea Selatan berusia 23 tahun ini pernah saling berhadapan dengan Evan Dimas saat Korsel kalah melawan garuda muda beberapa tahun lalu.
Gol pembuka Salzburg ini pun sempat menyita perhatian karena Hweng Hee Chan mampu memperdaya salah satu bek terbaik dunia, Virgil Van Dijk.

Babak pertama usai, Liverpool unggul 3-1. Di babak kedua, Salzburg mulai bermain efektif dan berbuah gol yang dilesakan Takumi Minamino di menit ke 56, empat menit kemudian tim asuhan pelatih Jesse March makin bersemangat setelah mengimbangi gol Liverpool dengan skor 3-3 yang dicetak Erling Braut Haland.

Di cocor tiga gol dan ini merupakan catatsn tersendiri bagi kuartet pertahanan Liverpool yang di galang Trend Alexander Arnold-Joe Gomes-Virgil Van Dijk serta Andrew Robertson, dalam pertandingan melawan Salzburg, Klopp menerapkan pakem 4-3-3 namun ternyata tiga gol bersarang di penjaga gawang Adrian San Miguel del Castillo.

Beruntung Liverpool mempunyai Mohammed Salah yang menyumbang dua gol di menit 36 dan 69. Anfield yang terkenal angker bagi siapapun lawan The Reds, namun tim dari Austria mampu menggelontor gawang Liverpool dengan tiga gol.

Grup E Liga Champion masih di pimpin oleh klub Italia, Napoli. Pertandingan ketiga bagi Liverpoo akan dimainkan pada tanggal 24 Oktober saat berhadapan dengan Genk di Cristal Arena.

Mampukah Liverpool mengkoordinir sektor pertahanan saat melawan Genk? Tentu Klopp punya taktik tersendiri untuk bisa memetik kemenangan seraya mampu menjaga gawang Liverpool dari kebobolan.